Jumat, 27 Juli 2012

grafis berbasis vektor dan bitmap

Standar Kompetensi : 1. Menggunakan peerangkat lunak pembuat grafik.
Kompetensi Dasar : 1.1. Menunjukkan menu ikon yang terdapat dalam perangkat
lunak pembuat grafis
Indikator Pencapaian:   Menjelaskan pengertian grafis berbasis vector dan
grafis berbasis bitmap


PENGANTAR
Oleh: I Gede Suartana
Dunia  komputer  grafis  sangat  luas  dan  kompleks karena  terdapat  beberapa  aplikasi  pengolah  gambar  dan tata letak halaman publikasi.  Munculnya berbagai aplikasi pengolah gambar dan tata letak disebabkan kebutuhan yang berbeda-beda mulai dari: printing, adversiting, broadcasting maupun keperluan lain. Jika dikaji lebih mendalam, aplikasi tersebut dikelompokkan menjadi beberapa bagian yaitu:
1.      Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program   ini   sering   digunakan   untuk   keperluan pembuatan  brosur, pamflet, booklet,  poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar  yang  diambil  dari  program  lain  (seperti  Adobe Photoshop).
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
•    Adobe FrameMaker
•    Adobe In Design
•    Adobe PageMaker
•    Corel Ventura
•    Microsoft Publisher
•    Quark Xpres
2.      Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program  yang  termasuk  dalam  kelompok  ini  dapat digunakan    untuk    membuat    gambar    dalam    bentuk vektor/garis  sehingga   sering  disebut  sebagai  Illustrator Program.  Seluruh objek yang  dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
•    Adobe Illustrator
•    Beneba Canvas
•    CorelDraw
•    Macromedia Freehand
•    Metacreations Expression
•    Micrografx Designer
3.      Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program  yang  termasuk  dalam  kelompok  ini  dapat dimanfaatkan   untuk   mengolah   gambar/manipulasi   foto
(photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam- program  tersebut  dianggap  sebagai  kombinasi  beberapa titik/pixel  yang  memiliki  kerapatan  dan  warna  tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini   dapat   juga   mengolah   teks   dan   garis,   akan   tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program   pengolah   vektor/garis,   setelah   diolah   dengan program    pengolah    pixel/titik    secara    otomatis    akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik.
Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
•    Adobe Photoshop
•    Corel Photo Paint
•    Macromedia Xres
•    Metacreations Painter
•    Metacreations Live Picture
•    Micrografx Picture Publisher
•    Microsoft Photo Editor
•    QFX
•    Wright Image
PIXEL VERSUS VEKTOR
Secara umum computer grafis tersusun atas dua komponen yaitu Bitmap dan Vektor
Bitmap image secara teknis dinamakan raster image- menggunakan grid of color yang dikenal dengan pixel. Mungkin  banyak  di  antara  para  desainer  pemula bertanya mengenai perbedaan yang  mendasar antara pixel dan vektor. Sebenarnya, dalam komputer grafis hal tersebut merupakan  prinsip  dasar  yang  perlu  dipahamai.  Ketika menyimpan sebuah obyek dari program pengolah gambarmaupun garis telah tersimpan  tentang objek tersebut yang berupa faktor pembentuk sebuah objek.
Sebagai contoh sebuah kotak persegi berwarna  biru, dalam aplikasi pengolah garis (vektor)  menyimpan informasi pembentuk objek tersebut dalam sebuah warna yang solid. Sehingga  ketika  objek  tersebut  tampilannya  diperbesar secara maksimal (sebesar-besarnya) maka akan tetap solid. Sedangkan   jika   objek   tersebut   diolah   dengan   aplikasi pengolah gambar (pixel) apabila tampilan diperbesar secara maksimal maka akan nampak sebagai titik-titik kecil dengan kerapatan tertentu, perbedaan warna sangat jelas dengan ruang kosong, dan warnanya pun akan terurai.
Aplikasi pengolah garis (vektor) sering disebut sebagai resolution  independent  karena  berapapun  resolusi  yang digunakan,  bentuk  dan  warna  objek  tidak  akan  berubah, apalagi  mengalami  perpecahan  warna.    Salah  satu  bukti teori ini adalah saat Anda mengekspor sebuah obyek dalam bentuk  vektor  ke  dalam  sebuah  aplikasi  pengolah  garis
(pixel) dalam format .eps (Encapsuled Postscript) maka akan muncul   kotak   dialog   yang   akan   menanyakan   tentang resolusi yang diiinginkan. Namun ketika Anda mengekspor objek dari aplikasi pengolah  gambar (pixel) dalam format.eps. kotak dialog tersebut tidak akan muncul.
Dalam dunia Aplikasi Image Processing secara garis besar dibagai
dalam 2 macam yakni :
Aplikasi Vektor Aplikasi Bitmap (raster)
Adobe Ilustrator Adobe Photoshop
Corel Draw Corel PhotoPaint
Macromedia Freehand Macromedia FireWork
Bitmap , Hasil gambar dengan mengandalkan jumlah pixel dalam satu satuan tertentu. Semakin rapat pixel maka semakin baik kualitas sebuah gambar. Sebaliknya jika dipaksa diperbesar akan timbul efek pecah atau rusak dalam gambar yang dihasilkan.
Software pengolahnya adalah Photoshop, CorelPhaint, Macromedia FireWork dsb. File yang dihasilkan cenderung lebih besar.Ekstensi file yang dihasilkan adalah psd, jpg, eps, gif dsb
Gambar. Hasil pembesaran dalam Bitmap
Vektor, File yang dihasilkan senderung lebih kecil. Disimpan dalam file dengan ext cdr, wmf, ai dsb. Biasa dipergunakan dalam membuat logo, animasi, ilustrasi atau kartun dsb
Gambar. Hasil pembesaran dalam Vektor
Tapi biasanya terjadi keterhubungan diantara keduanya. Misalnya :hasil dari logo yang dibuat dalam Coreldraw di import ke Photoshop dalam rangka memberikan efek-efek tertentu pada logo tersebut

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar